Para siswa peduli lingkungan melalui penghijauan
17/01/2012Sebanyak 62 siswa Sekolah Menegah Kejuruan Katolik (SMKK) Kusuma Atambua mengadakan aksi penghijauan guna menyambut pesta sekolah yang jatuh pada 15 Januari.
Gerakan penghijauan ini dilaksanakan di desa Baukoek di lahan sekolah yang memiliki luas sekitar 40 hektare.
Lahan tersebut diberikan kepada warga setempat khususnya para pengungsi eks Timor-Timur untuk digarap dengan ketentuan memiliki surat perjanjian yang selalu diperbaharui setiap tahunnya dan hanya bisa ditanami tanaman umur pendek seperti jagung, ubi kayu, kacang tanah serta sayur-sayuran.
Di atas lahan itu ditanami 1.500 anakan pohon Mahoni dan Jati Putih yang disumbangkan oleh dinas kehutanan kabupaten Belu. Anakan pohon tersebut terdiri dari 1.000 anakan Mahoni dan 500 anakan Jati putih.
Suster Yosefrida SSpS dan beberapa guru, para siswa menanam anakan-anakan pohon tersebut.
Suster Yosefrida mengatakan di sela-sela kegiatan tersebut, “Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian siswa dan sekolah terhadap global warming dan kegiatan ini mau menanamkan semangat back to nature dalam diri para siswa. Selain itu kegiatan ini pula mau mendukung program pak SBY yakni gerakan menanam 1.000 pohon.”
Salah satu siswa SMKK Kusuma Atambua, Yudith Maria Lake kepada ucanews.com mengatakan, “Sebagai siswa yang mengambil program jurusan pariwisata, saya sangat mendukung aksi ini mengingat kawasan yang asri seperti hutan lindung yang baik akan sangat mendukung sektor pariwisata.”
Ia mengharapkan agar setiap komunitas seperti sekolah kiranya mulai membangkitkan semangat kecintaan pada alam dan lingkungan sekitar lewat berbagai aksi nyata seperti yang dilakukan pada hari ini.
0 komentar:
Posting Komentar